6.11 Design Of A Full Adder
Dalam dunia elektronika digital, operasi aritmatika merupakan landasan utama dari pemrosesan data. Jika Half Adder hanya mampu menjumlahkan dua bit input, maka Full Adder hadir sebagai solusi yang lebih kompleks. Full Adder dirancang untuk menjumlahkan tiga bit biner sekaligus, yang memungkinkan sirkuit ini menangani nilai "pindahan" (carry) dari penjumlahan sebelumnya. Kemampuan inilah yang membuat Full Adder menjadi komponen inti dalam pembentukan unit aritmatika-logika (ALU) pada komputer modern.
- Memahami prinsip kerja dan fungsi dari sirkuit Full Adder.
- Mampu menyusun tabel kebenaran (truth table) dengan tiga input (A, B, Cin) dan dua output (S, Cout).
- Menganalisis skema logika yang membentuk operasional Full Adder.
- Gerbang AND
Jenis pertama adalah gerbang AND. Gerbang AND ini memerlukan dua atau lebih input untuk menghasilkan satu output. Jika semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0, maka outputnya akan menjadi 0. Sedangkan jika semua input adalah bilangan biner 1, maka outputnya akan menjadi 1.
- Gerbang OR
Jenis kedua adalah gerbang OR. Sama seperti gerbang sebelumnya, gerbang ini juga memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Gerbang OR ini akan menghasilkan output 1 jika semua atau salah satu input merupakan bilangan biner 1. Sedangkan output akan menghasilkan 0 jika semua inputnya adalah bilangan biner 0.
- Gerbang XOR
Jenis berikutnya adalah gerbang XOR. Gerbang XOR ini memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Jika input berbeda (misalkan: input A=1, input B=0) maka output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1. Sedangkan jika input adalah sama maka akan menghasilkan output dengan bilangan biner 0.
Komentar
Posting Komentar